Website Resmi Desa lembean

Artikel

Data Desa

24 Agustus 2018 14:14:59  Administrator  7.237 Kali Dibaca 

Secara umum keadaan tofografi Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten  Bangli merupakan daerah dataran tinggi dengan ketinggian dari permukaan laut 1.050 mdl dengan jumlah bulan hujan 6 bulan. Batas wilayah administrasi Desa Lembean adalah sebelah timur berbatasan dengan Desa Manikliyu/Bayung Cerik, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Langgahan, sebelah barat berbatasan dengan Desa Bunutin/Ulian, dan sebelah utara berbatasan dengan Desa Manikliyu.

Luas wilayah Desa Lembean adalah 80.030 m2 yang secara administrasi terdiri atas satu dusun, yaitu Dusun Lembean. Keadaan tanah di wilayah Desa Lembean sangat cocok untuk daerah perkebunan. Berikut perincian luas wilayah Desa Lembean berdasarkan penggunaannya:  a) perumahan/pemukiman seluas 3.000 m2, b) perkebunan seluas 70.000 m2, c)  kuburan 5.000 m2, perkantoran 30 m2, dan prasarana umum lainnya seluas 2.000 ha/ m2.

Sebagian besar masyarakat di Desa Lembean berprofesi sebagai petani, pekebun, dan peternak. Selain itu, ada juga beberapa penduduk yang menjadi pegawai negeri sipil. Ditinjau dari potensi sumber daya manusianya, desa dengan jumlah kepala keluarga yang sangat sedikit ini, memiliki tingkat pendidikan yang sangat rendah. Hal tersebut terbukti dengan profesi sebagian besar penduduk di Desa Lembean, yaitu petani, pekebun, dan peternak.

Dilihat dari segi keadaan alamnya, Desa Lembean termasuk desa yang kaya akan sumber daya alam. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya lahan perkebunan yang mengelilingi desa tersebut. Sumber daya alam berupa tanaman jeruk, kopi, dan sawi-sawian sangat banyak terdapat di daerah ini. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan keadaan masyarakatnya. Desa Lembean tergolong desa yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari bangunan masyarakatnya yang sederhana serta kurangnya fasilitas pendukung desa yang memadai. Hal ini berdampak pada rendahnya minat masyarakat untuk mengenyam pendidikan dan juga kurangnya niat masyarakat untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi karena kurangnya panutan dari para orang tua untuk bersekolah. Para orang tua di desa ini pada umumnya lebih mementingkan bekerja daripada bersekolah. Hal ini merupakan faktor yang dapat mempengaruhi generasi penerus di desa ini untuk mengenyam pendidikan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


HUBUNGI KAMI

Hubungi Kami

Hubungi Kami

Peta Desa

Aparatur Desa

Back Next

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:115
    Kemarin:113
    Total Pengunjung:117.204
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:34.239.154.240
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

02 Desember 2022 | 4 Kali
PENYERAHAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI TAHAP X11
01 November 2022 | 24 Kali
PENYERAHAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI
17 Oktober 2022 | 43 Kali
Posyandu Balita Dan Lansia
14 Oktober 2022 | 46 Kali
GERAKAN PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER
30 September 2022 | 50 Kali
MUSRENGBANGDES 2022
17 September 2022 | 81 Kali
LOWONGAN KERJA
15 September 2022 | 81 Kali
KEGIATAN PEMBINAAN DAN PENYULUHAN KADER
24 Agustus 2018 | 7.237 Kali
Data Desa
24 Agustus 2018 | 7.210 Kali
Visi dan Misi
26 Agustus 2018 | 7.207 Kali
Sejarah Desa
24 Agustus 2018 | 7.146 Kali
Pemerintah Desa
22 Mei 2019 | 491 Kali
Kegiatan Rabat Beton Jalan Usaha Tani Tempek Umbitan
16 April 2019 | 432 Kali
Kegiatan Rabat Beton Jalan Usaha Tani
10 Mei 2020 | 426 Kali
PEMUTUSAN PENYEBARAN VIRUS COVID 19
15 Juli 2021 | 297 Kali
Pembuatan Jalan Usaha Tani
23 Juni 2018 | 329 Kali
Regulasi Baru Desa Baru
24 Maret 2021 | 356 Kali
Posyandu Balita Dan Lansia
23 Februari 2021 | 344 Kali
Posyandu Balita Dan Lansia
22 Januari 2022 | 207 Kali
MUSYAWARAH DESA
01 April 2021 | 327 Kali
BANTUAN LANGSUNG TUNAI TAHAP III 2021
22 Juni 2018 | 347 Kali
Kewenangan Desa dan Regulasi Desa