Artikel

Data Desa

24 Agustus 2018 14:14:59  Administrator  1.555 Kali Dibaca 

Secara umum keadaan tofografi Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten  Bangli merupakan daerah dataran tinggi dengan ketinggian dari permukaan laut 1.050 mdl dengan jumlah bulan hujan 6 bulan. Batas wilayah administrasi Desa Lembean adalah sebelah timur berbatasan dengan Desa Manikliyu/Bayung Cerik, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Langgahan, sebelah barat berbatasan dengan Desa Bunutin/Ulian, dan sebelah utara berbatasan dengan Desa Manikliyu.

Luas wilayah Desa Lembean adalah 80.030 m2 yang secara administrasi terdiri atas satu dusun, yaitu Dusun Lembean. Keadaan tanah di wilayah Desa Lembean sangat cocok untuk daerah perkebunan. Berikut perincian luas wilayah Desa Lembean berdasarkan penggunaannya:  a) perumahan/pemukiman seluas 3.000 m2, b) perkebunan seluas 70.000 m2, c)  kuburan 5.000 m2, perkantoran 30 m2, dan prasarana umum lainnya seluas 2.000 ha/ m2.

Sebagian besar masyarakat di Desa Lembean berprofesi sebagai petani, pekebun, dan peternak. Selain itu, ada juga beberapa penduduk yang menjadi pegawai negeri sipil. Ditinjau dari potensi sumber daya manusianya, desa dengan jumlah kepala keluarga yang sangat sedikit ini, memiliki tingkat pendidikan yang sangat rendah. Hal tersebut terbukti dengan profesi sebagian besar penduduk di Desa Lembean, yaitu petani, pekebun, dan peternak.

Dilihat dari segi keadaan alamnya, Desa Lembean termasuk desa yang kaya akan sumber daya alam. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya lahan perkebunan yang mengelilingi desa tersebut. Sumber daya alam berupa tanaman jeruk, kopi, dan sawi-sawian sangat banyak terdapat di daerah ini. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan keadaan masyarakatnya. Desa Lembean tergolong desa yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari bangunan masyarakatnya yang sederhana serta kurangnya fasilitas pendukung desa yang memadai. Hal ini berdampak pada rendahnya minat masyarakat untuk mengenyam pendidikan dan juga kurangnya niat masyarakat untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi karena kurangnya panutan dari para orang tua untuk bersekolah. Para orang tua di desa ini pada umumnya lebih mementingkan bekerja daripada bersekolah. Hal ini merupakan faktor yang dapat mempengaruhi generasi penerus di desa ini untuk mengenyam pendidikan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Peta Desa

Aparatur Desa

Back Next

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Sinergi Program

Galeri Foto

Statistik Penduduk

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:19
    Kemarin:60
    Total Pengunjung:23.581
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:18.234.255.5
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

26 November 2020 | 1 Kali
PENYERAHAN BLT TAHAP 8
25 November 2020 | 1 Kali
PENERASAN JALAN USAHA TANI
12 November 2020 | 2 Kali
PELATIHAN KADER
22 Oktober 2020 | 5 Kali
Posyandu Balita Dan Lansia
24 September 2020 | 6 Kali
PENYERAHAN BLT DD TAHAP VI
23 September 2020 | 5 Kali
KEGIATAN POSYANDU LANSIA
12 Agustus 2020 | 9 Kali
POSYANDU BALITA& LANSIA
24 Agustus 2018 | 1.555 Kali
Pemerintah Desa
24 Agustus 2018 | 1.555 Kali
Visi dan Misi
24 Agustus 2018 | 1.555 Kali
Data Desa
26 Agustus 2018 | 1.555 Kali
Sejarah Desa
22 Mei 2019 | 30 Kali
Kegiatan Rabat Beton Jalan Usaha Tani Tempek Umbitan
10 Mei 2020 | 21 Kali
PEMUTUSAN PENYEBARAN VIRUS COVID 19
24 September 2019 | 20 Kali
Posyandu Balita dan lansia Bulan September 2019